Judul : can you love me
(again)?
Author : Hasna Naurah
Genre : general and romance
Cast :
ッ
Park Ha Young (Original Cast)
ッ
Lee Taemin a.k.a Taemin
ッ
Yoka takamura (Original Cast)
Salam hangat ya readers. Ini ff bukan pertama kali author buat tapi udah beberapa
kali hehehe... sudah author gak mau kebanyakan ngomong... langsung saja
dinikmati baca ff nya apalagi kalau baca nya sambil makan pasti lebih nikmat
#plak ._.v ... Happy readers ya ^.^
Can you love
me (again)?
Hallo namaku Park Ha Young aku tinggal
di seoul mulai sekarang, sebelum disini aku pernah tinggal di Tokyo hanya
beberapa bulan saja, aku diputuskan oleh eommaku untuk tinggal disini karena
ada urusan mendadak akan tetapi appa masih menetap di tokyo, karena apa tentu
aku tidak tahu. Aku berkebangsaan korea, tidak ada sama sekali darah jepang. Tetapi
aku suka sekali dengan jepang, aku ingin mengenal lebih banyak tentangnya. Aku
juga suka anime dan semua yang berbau jepang tentu nya namja jepang.
“eomma, kapan kau pulang? Aku sudah
menunggu di meja makan cukup lama” ucapku sedikit kesal saat menelpon eommaku
“ne, ha young, sebentar lagi. Eomma
juga sedang berada di jalan, apakau bisa sabar sedikit?” katanya dengan lembut
namun aku langsung memutuskan teleponnya.
Karena kesal menunggu eomma tak kunjung datang, akhirnya aku masuk ke
kamar. Ku tatap seluruh benda yang ada dikamar baruku, itu karena aku baru
pindah 1 minggu yang lalu. Kuhampiri sebuah foto yang dihiasi bingkai
bertemakan doraemon. Disitu aku terlihat cantik bersama yoka. Dia adalah pacarku
di jepang namun aku sudah putus dengan nya, ya itu semua karena aku pindah
kesini. Dia sosok pria yang manis, setia, jujur dan menyukai korea tentu nya. Baru
sebentar tak bertemu dengannya rasa rinduku sudah melampaui batas saat ini. Mungkin
itu terdengar lucu, namun itulah yang aku rasakan saat ini. Apa dia begitu
terhadapku? Sesaat aku akan menelpon untuk mendengar keadaannya tiba tiba eomma
datang.
“ha young cepat kemari,
katamu kau sudah lapar?” ucap eomma dibalik pintu
“ne, jakkeuman..” jawabku
bergegas meletakkan kembali foto yang sedari tadi aku tatap. Langsung kuhampiri
eomma yang terlihat sangat lelah, mungkin karena ia bekerja terlalu larut
malam.
“honey, apa appa mu disana
baik baik saja? Aku khawatir dengannya saat ini?” ucap eomma tiba tiba
“waeyo?” ucapku singkat
“apa yang ia lakukan
sekarang? Apa dia sudah makan?”
“tenang saja eomma dia
akan baik baik saja” ucapku tenang menanggapinya
“kau ini, apa kau tidak
rindu dengannya?” ucap eomma sedikit kesal denganku karena aku tidak benar
benar menanggapinya bicara
“biasa saja eomma, aku
hanya rindu dengan yo....” aku langsung menutup mulutku karena aku kelepasan
mengucapkan nama yoka
“yo..? nuguya?” eomma
membulatkan matanya ketika mendengarku
“dia namjaku dijepang
eomma, namun sekarang sudah tidak lagi” akhirnya aku mengucapkannya juga pada
eomma
“kau ini tidak boleh
pacaran dengan namja jepang, appa membencinya sekali” eomma memberi tahunya
karena appa membenci sekali dengan namja jepang
“aku masih bingung dengan
appa, kenapa dia sangat membenci jepang? Padahal dia sendiri ada di jepang saat
ini” ucapku panjang lebar dan penasaran
“molla, yasudah kau tidur
dulu, aku masih banyak kerjaan”
**
Pagi pagi seperti ini
biasanya yoka sudah ada didepan pintu menantiku bangun dari tidur ku yang
nyenyak untuk menjemputku kuliah. Namun sekarang tidak lagi. Biasanya juga
setelah pulang kuliah aku selalu mampir ke toko buku untuk membeli sebuah atau
beberapa buku bacaan.
“ahh, aku akan menelponmu
yoka...” ucapku mengeluarkan ide
“moshi moshi, are you miss
me?” ucapku saat yoka mengangkat handphonenya
“aku tidak tahu kau siapa”
“kau ini gila, baru
berpisah seminggu saja sudah lupa denganku, ku ini pacarmu”
“hei, aku tidak punya
pacar saat ini”
“oh yes, i forget. Aku
mantan pacarmu yang baru saja pindah ke korea...”
“aku tidak tahu, kau ini
menggangguku..”
“heii yoka jangan kau
matikan...” ucapku kesal
Aarrgghh dia ini ada apa? Baru sebentar berpisah dia tidak ingat sama
sekali denganku, seperti orang amnesia saja.
“appa pulang...” appa
membuatku kaget karena kedatangannya yang begitu mendadak
“omo! Sejak kapan appa
sudah disini?”
“baru saja... apa kabar?”
“tentu baik appa” ucapku
tenang
“eomma tidak kelihatan...
kemana dia?”
“molla, ketika aku bangun
ia sudah tidak kelihatan. Sebaiknya kau kekantornya saja dan beri ia sedikit
sureprize akan kedatangan appa” ucapku memberi saran yang mungkin cukup bagus
“oke” ucapnya dan langsung
berangkat menuju kantor eomma tanpa ganti baju atau minum
Aku merasa disini cukup membosankan, bukan karena aku bosan dengan seoul
tapi aku bosan karena dirumahku sepi sekali. Aku tidak mempunyai adik atau
kakak, sebenarnya punya namun dia sudah menikah dan tinggal di paris. Aku
mengambil kunci mobil dan mencari toko buku untuk membeli buku pastinya agar
aku tidak bosan dirumah. Sebenarnya buku dirumahku sudah menumpuk karena aku
rajin sekali membelinya. Sampai sampai aku membuat perpustakaan kecil di
sebelah kamarku.
Kucari buku yang menarik namun tidak ada hasil nya padahal aku disini sudah
lebih dari 1 jam.
“BBRRAAKK” aku menabrak
dan membuat seseorang yang membawa buku begitu banyak terjatuh dan berserakan
dilantai
“gwenchanayo?” ucapku
kaget ketika melihat seorang namja yang aku tabrak itu sedikit terluka
“ne, gwenchana...” ucapnya
tenang. Padahal ia terluka
“kau terluka.” Menunjuk
tangannya yang berdarah karena terbentur benda tajam
“gwenchana, aku kuat
menahannya, kau tidak perlu khawatir. Ne?” ucapnya datar melihatku sedikit
kesal.
“baiklah, aku akan
membereskan buku bukumu saja”
“tidak perlu park ha
young...” dia mengucapkan namaku
“kau tau dari mana?”
ucapku membulatkan mata
“dari bajumu...” ucapnya
menunjuk name tag yang tertera dibajuku
“ohh.. sudah beres, aku
boleh pulang?” ucapku memohon
“jakkeuman, kau harus
membayar buku ini juga” ucapnya tiba tiba sambil membersihkan lukanya sendiri
“omono! Aku tidak membawa
uang sebanyak buku yang kau beli” aku membulatkan mata ketika ia dengan santai
mengucapkan itu
“kalau begitu kau harus
buat perjanjian”
“apa? Kau harus
mengantarku pulang setiap aku ada ditoko buku”
“aniiya..”
“aku akan laporkan pada
keamanan”
“andwae.. aku akan
mengantarmu pulang” Aku sedikit kesal dengan lelaki ini karena seenaknya saja
ia berkata begitu.
“namamu siapa? Dan rumahmu
dimana?”
“namaku lee taemin. Dan
rumahku tidak jauh dari sini”
ッ
Taemin Pov
Yeoja ini cukup lucu dan imut serta
menggemaskan. Begitu juga pipinya yang kemerahan ketika aku membuatnya kaget. Dia
selalu begitu. Rasanya aku ingin menyubit pipinya dengan gemas.
“sudah cukup sampai sini. Aku
tidak ingin kau mengetahui rumahku” ucapku agar menghentikan laju mobilnya
“kau ini bagaimana. Dasar
cowo aneh” ucapnya kesal namun saat sedang seperti itu dia lebih menggemaskan
seperti kucing yang sudah kelaparan haha
“biarkan wee” ucapku
menjulurkan lidah untuknya
Aku langsung berjalan menuju rumahku dan aku kaget begitu melihat yoka
sepupuku sedang duduk santai di ruang tamu dan berbincang bincang dengan eomma.
“sedang apa kau disini? Bukankah
kau sedang di jepang?” mengerutkan alis ketika dia tersenyum lebar
“memangnya kenapa? Aku
kesini untuk menemui mantan kekasihku yang pindah ke korea dan memintanya untuk
kembali bersamaku” senyum nya mengembang. Aku berfikir tentang ucapannya tadi. Mantan
pacar pindah ke korea..
“hei aku tahu dia siapa”
aku mengucapkan begitu keras sehingga yoka mendengarnya begitu kaget
“eodiseoyo?” ucapnya
begitu saja
“aniiya, aku tidak tahu
siapa dia..” akupun langsung menaiki tangga dan segera masuk kekamar untuk
merebahkan tubuhku dikasur.
Yeoja itu menelpon yoka saat yoka sedang tidak ada dirumah. Dia mengaku
sebagai mantan paacarnya yang pindah kekorea.
“ternyata dia mantannya
yoka. Tapi siapa dia?” ucapku penasaran
Pagi ini aku harus ke toko buku untuk
membeli buku yang aku butuhkan. Tentu saja mengenai tentang jepang. Karena aku
akan mengambil beasiswa disana.
Begitu sampai sana, aku melihat yeoja itu lagi. Sedang apa dia? Mengapa dia
disini lagi. Dan terlihat sedang mencari seseorang.
“annyeong, kau sedang apa
lagi disini?” ucapku menepuk bahu nya. Dan berhasil membuatnya kaget.
“ahh itai (sakit) kau ini
membuatku kaget namja jelek” ucapnya menantangku
“kau tidak lupa ternyata
dengan perjanjian itu” ucapku berhenti seketika saat aku mengingat kejadian
kemarin disini
ッ
Ha Young Pov
Aku sangat benci jika ingat kejadian
itu. Karena itu sangat menyebalkan dan membuat seluruh mata tertuju padaku dan
itu membuatku malu.
“ne, tentu aku sangat
mengingatnya” ucapku mempoutkan bibirku yang mungil ini
“bagus sekali” ucapnya
begitu senang saat mendengar perkataanku tadi
Setelah beberapa jam menunggunya mencari buku akhirnya selesai juga dan
tentunya aku sangat lelah.
“kau terlihat begitu
lelah..” ucapnya perhatian padaku
“huuh, gwenchana” ucapku
berbohong
“kalau begitu aku saja
yang mengendarai” ia meminta ijin padaku agar dia yang mengendarai mobilku,
jujur saja aku memang lelah. Itu terlihat dari wajahku yang sangat lesu
“oke” ucapku singkat
Karena terlalu lelah aku sampai tertidur di mobil.
ッ
Taemin Pov
Saat kau tertidur seperti ini wajahmu
sangat menggemaskan. Matamu yang sipit, kulitmu yang putih bersih, hidungmu
yang mancung dan bibirmu yang begitu mungil. Kudekatkan wajahku pada wajahnya. Lebih
dekat dan dapat kurasakan nafasnya yang begitu lelah. Mungkin saat ini juga ia
dapat merasakan nafasku dan detak jantungku yang berdebar tak karuan.
“kau mau apa taemin-ah” ia
terbangun karena aku terlalu dekat menatapnya
“ahh, gwenchana” ucapku
mengelak
“dasar kau namja mesum”
gerutunya dan hampir membuatku ingin tertawa
“kau tertidur, sedari tadi
aku berusaha membangunkanmu, tapi sepertinya kau sangat lelah menungguku begitu
lama
“kau tidak peka taemin-ah.
Tentu saja aku lelah, aku ini yeoja, aku mudah lelah tidak sepertimu” ucapnya
kesal
“apakau masih sanggup
membawa mobil ini sendiri? Lebih baik aku mengantarmu pulang. Ne?” ucapku
meminta ijin mengantarnya
“baiklah”
Taemin pov end
**
‘Aku masih penasaran,
mengapa yoka tidak mengenal suaraku, apa dia marah padaku karena aku putus
dengannya’ gumamku tak karuan. Mengambil hapeku yang berwarna pink dan menelpon
yoka
“moshi moshi” ucapku
memulai pembicaraan saat dia mengangkat teleponnya
“dengar, aku tidak ingat
denganmu” aku curiga dengan suara yoka, kenapa suaranya tidak terdengar seperti
yoka, malah terdengar seperti.... lalu keudengar suara yang memanggil dan suara
itu terdengar seperti yoka
“hei, aku tidak ingin
bicara denganmu, aku ingin bicara dengan yoka, araseo?!” ucapku meninggikan
suaraku agar dia mendengarnya. Namun ia langsung mematikan teleponnya
**
Keesokan hari nya dan
seperti biasanya aku harus ketoko buku untuk mengantarnya pulang. Kulihat
disana taemin sudah selesai membeli buku.
Aku mengantarnya ditempat biasa. Lalu aku tidak langsung memutar mobilku
untuk arah pulang namun aku mengikutinya dari belakang untuk mengetahui dimana
ia tinggal.
Sesampai disana aku pun melihat rumahnya yang tidak terlalu lebar namun
terlihat terawat, dan juga aku melihat mirip dengan yoka. Ternyata benar itu
yoka. Kenapa ia ada disini, apa yang ia lakukan apa ia ingin menyusulku. Lalu
kenapa ia kenal dengan namja jelek itu.
Aku sibuk memainkan handphoneku untuk menelpon yoka. Namun tiba tiba
seseorang mengtuk pintu mobilku dan ternyata itu taemin-ah
“yeoja jelek, ternyata kau
adalah seorang detektif ya. Kau mengikutiku kerumah” ucapnya begitu kaget
melihat mobil sedang berhenti didepan rumahnya
“ahh aniiyo. Aku hanya
sedang mencari rumah temanku disini” ucapku sedikit berbohong dan tiba tiba
yoka menghampiri kami berdua
“ya!!, ternyata kau sudah
mempunyai yeoja chingu ya..” menepuk bahu taemin dan memperhatikanku. Sontak
saja dia kaget dengan keberadaanku disini
“ha young-san. Sedang apa
kau disini?”
“aku yang harusnya
bertanya padamu” ucapku
“yaa.. aku kekorea ingin
menemuimu hayoung-san”
“dia itu siapa hyung?”
ucap taemin polos
“ia yang kuceritakan
padamu, dia yeoja chinguku”
“sudah putus?”
ッ
Taemin Pov
Aku langsung meninggalkan mereka berdua saat ha young memasuki rumahku
untuk berbincang dengan yoka. Dia yeoja korea, sedangkan yoka namja jepang. Seharusnya
ia bersamaku karena aku dan ha young satu kewarganegaraan. Namun sepertinya ha
young masih mencintai mantan namja chingunya itu. Dan itu membuatku tidak
berharap lebih kepada ha young.
ッ
Yoka pov
Kulihat taemin yang sedang tidur dikamarnya. wajah taemin begitu lesu ada
apa dengan dia. Dia juga sedikit terlihat murung sekarang, saat aku dekat
dengan ha young-san. Ahh aku baru teringat ia sedang jatuh cinta pada yeoja
yang dekat dengannya saat ini, akan tetapi ia tidak menceritakan sepenuhnya
padaku. ‘Apa yeoja itu ha young?’ gumamku
**
ッ
Ha young Pov
Appa menarik tanganku dan membawaku
pulang saat ia melihatku bersama yoka sedang makan berdua direstoran. Ia telah
mengetahui yoka karena aku pernah dipergoki sedang bersamanya. Ia melarangku
untuk tidak bersamanya karena ia tahu yoka adalah namja jepang. Karena ia
sangat membenci namja jepang.
“ya! Ahjusshi, kau tidak menarik
tangannya dengan paksa seperti itu” ucap taemin membelaku
“kau ini siapa anak muda? Kau tidak
berhak menasehatiku seperti itu” ucap appa pada taemin
“biarkan ia bersamaku, dan kau bisa
lihatkan namja tadi sudah pergi?”
“kau pasti bersengkokol dengannya”
“aniyo appa, dia chinguku”
“baiklah kalau memang begitu. Kau
boleh pergi bersamanya, namun aku peringatkan kepadamu untuk tidak mendekati
namja jepang itu lagi. Araseo?!”
“ne appa. Araseo!” ucapku menunduk
menurut
Aku diajak ketaman bersama taemin-ah tentu ia mengajak yoka juga.
Kulihat yoka dan taemin sedang berbincang. Aku tentu tidak tahu apa yang ia
bicarakan
Aku diantar pulang oleh taemin karena waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore
“kau darimana saja ha
young?” ucap appa saat mengetahui kalau aku sudah pulang
“ya. Aku dari jalan jalan
bersama taemin-ah bukankah kau mengijinkanku bersamanya?” ucapku sedikit lelah
“tentu, tapi kau tidak
menemui yoka lagi kan?” ucap appa seperti biasa
“aniyo. Aku menurut
denganmu appa” aku menyerah
**
ッ
Taemin Pov
aku merebahkan tubuhku dikasur tanpa mandi dahulu karena udara nya sangat
dingin saat ini
“taemin-ah” ucap seseorang
dibalik pintu tentu aku langsung membukakan nya karena aku tahu itu yoka hyung
“kau suka dengan ha
young-ah bukan?” ucapnya tiba tiba dan membuatku kaget. Ada apa ia menanyakan
hal seperti itu
“kenapa kau bertanya
seperti itu?”
“aku tahu, karena kau
pernah bilang padaku bahwa kau sedang jatuh cinta dengan seorang yeoja cantik
yang baru kau kenal beberapa hari yang lalu. Dan yeoja itu ha young-ah kan?”
“aniyo hyung, bukankah kau
yang menyukainya bukan aku”
“aku sudah melepaskannya
taemin-ah karena aku akan dipertunangkan dengan yeoja di jepang. Aku tidak
pantas dengannya, kau yang lebih pantas taemin-ah”
“aku lelah, aku tidak
ingin membahasnya sekarang” ucapku dan menuju kamar kecil agar ia segera keluar
dari kamarku
**
ッ
Author Pov
Yoka menelpon ha young
agar ia segera datang ke taman kemarin untuk menemuinya. ia tidak tahu kenapa. Ha
young menurutinya saja
Sesampai disana, ia melihat taemin oppa sedang duduk di bangku taman
“akhirnya kau datang ha
young-ah” sapa yoka saat aku datang
“ne, apa kalian tidak
menunggu terlalu lama?” tanya ha young pasti
“aniyo ha young”
“duduklah” lanjut taemin
“kau menyukai taemin-ah
bukan?” tanya yoka tiba tiba pada ha young
“omo? Mengapa kau bertanya
seperti itu? Aku hanya mencintaimu” ucap ha young membulatkan mata saat yoka
bertanya seperti itu didepan taemin
“kau sebaiknya melupakan
aku hayoung-san, karena aku akan segera ke jepang untuk bertunangan dengan
yeoja pilihan kedua orang tuaku.. dan aku sudah sedikit mencintainya”
‘aku yakin itu pasti sakit
baginya, namun apa boleh buat, ia akan tersiksa saat bersamaku karena larangan
appa nya dan taemin-ah juga mencintainya’ gumam yoka
“aniyo, taemin-ah tidak
mencintaiku” ucap ha young tiba tiba mengucapkan seperti itu, ia ingin tahu, apa
taemin juga mencintainya
“ne, aku mencintaimu ha
young” ucap taemin menunduk malu saat mengungkapkan isi hatinya saat ini
“omo?! Waeyo? Kau baru
mengenalku. Kenapa bisa sampai suka denganku?” tanya ha young kaget
“entahlah, namun hati ini
tidak bisa berbohong saat ini. Dan ini memang benar perasaanku bukan karena
paksaan dari yoka hyung. Percayalah”
“lihatlah, taemin juga
mencintaimu, sekarang tinggal darimu ha young, apa kau akan melepaskanku? Dan
pergi bersama taemin-ah?” ucap yoka membuat ha young teridam sejenak memikirkan
tentang perasaannya
‘sebenarnya aku juga
mencintaimu taemin oppa, namun aku juga tidak ingin kehilangan yoka’ gumam ha
young
“otteohke?” tanya yoka
lagi
“ne, aku juga sebenarnya
mencintaimu sedikit taemin oppa” ucap ha young tertunduk dan membuat yoka
tersenyum tanda ia senang namun hati nya begitu sakit
“jeongmalyo? Kau
memanggilku oppa? Ahh itu membuatku senang” ucap taemin kegirangan saat ha
young memanggilnya oppa
“yasudah, sebaiknya kau
tunangan secepatnya” ucap yoka dan membuat kami kaget
“bagaiman dengan appa ha
young? Apa ia mengijinkannya?” tanya heran taemin
“tentu aku mengijinkannya”
ucap seseorang namja dan itu membuat mereka bertiga terkejut mendengar
pernyataan appa hayoung
“sedari tadi kau mendengar
seluruh pembicaraan kami appa?” ucap ha young angkat bicara
“ne, waeyo? Apa kau malu
putri ku?” ucap appa lembut dan menghampiri kami
“ternyata kau namja yang
baik yoka-sshi. Kau menyerahkan ha young kepada taemin, padahal aku tahu kau
masih mencintainya, aku mengerti perasaanmu aku ini juga seorang namja” ucap
appa mengacak acakan rambut yoka yang terlihat rapih
“ne, park ahjusshi. Karena
aku akan segera tunangan dengan yeoja dari kota kelahiranku, dan aku ini
keturunan korea juga karena eommaku berasal dari korea” ucap yoka berterus
terang
“kenapa kau tidak bilang
padaku?” kau tidak pernah memberiku kesempatan untuk berbicara denganmu
“sudahlah, bagaimana jika
kalian berdua bertunangan minggu depan dan menikah 2 bulang lagi?” ucap eomma
ha young angkat bicara juga
“itu terlalu cepat eomma”
elak ha young dan wajah nya berubah menjadi merah
“lebih cepat lebih baik ha
young” ucap appa
“aku setuju, dan kau
taemin-ah?” ucap yoka menyetujuinya dan senyumnya mengembang begitu tampan
“ne, aku terserah
bagaimana park ahjusshi saja” ucap taemin yang sedari tadi hanya diam
Akhirnya mereka pun
bertunangan dan akan menikah 2 minggu lagi, dan terlihat wajah diantara kedua
nya begitu bahagia. Akhirnya taemin menemukan cintanya yang tepat.
END
Bagaimana readers? Cerita nya cukup
singkat ya? Maaf ya jika ceritnya terlalu berlebihan atau lebay, atau juga
tidak ada romantisnya. Hehehe... kritikannya dibutuhkan author agar membuat ff
nya lebih menarik lagi nantinya ^.^
Thank to all readers... jangan jadi
pembaca misterius ya readers ^.^
Sampai bertemu di ff berikutnya bye
^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar